StoryBox
Pustaka dan Tulisan Sekedar saja...
Masuk · Daftar
Pada zaman dahulu disebuah hutan yang lebat tinggal seekor hewan bernama kancil.
Saat itu cuaca cerah dg angin sepoi-sepoi yg membuat si kancil menjadi sangat mengantuk. Akhirnya si kancil mempunyai inisiatif untuk berjalan-jalan di hutan agar harinya tidak sia-sia & agar tidak merasa ngantuk lagi.
Kancil pun mulai berjalan dg membusungkan dada menyusuri hutan, akhirnya dia sampai di sebuah bukit, lalu berteriaklah si Kancil "wahai penghuni hutan, aku adalah hewan yg cerdas, cerdik & pintar. Tak ada hewan yg bisa menandingi kecerdasanku, kecerdikanku & kepintaranku".
Setelah berteriak diatas bukit si Kancil melanjutkan perjalannya lagi menuruni bukit & menyusuri sungai.
Pada saat itu si Kancil berjumpa dengan seekor Siput & terjadi percakapan diantara mereka.
Siput: "Hai kancil?"
(kancil menjawab dg sombong & memalingkan wajahnya)
Kancil: "Hai juga siput!"
Siput: "Apakah kamu sedang bergembira Kancil? tadi aku mendengar kamu berteriak-teriak di atas bukit".
(Kancil menjawab dg nada sombong)
Kancil: "Tidak juga, aku hanya memberitahu saja kepada semua penghuni hutan ini, kalau aku adalah hewan yg cerdas, cerdik & pintar, tak ada yg bisa menandingi aku".
(Siput melanjutkan pembicaraan dg nada tersinggung)
Siput: "Sombong sekali kamu Kancil!! akulah hewan yg paling cerdik di hutan ini."
(si Kancil menjawab)
Kancil : "Ah... mana mungkin Siput, tubuhmu saja kecil, jalanmu pelan, mana mungkin kamu bisa secerdas aku & setangkas aku!"
si Siput marah & tidak terima dg si Kancil.
Akhirnya si Siput menantang lomba lari kepada si Kancil untuk membuktikan bahwa si Siput adalah hewan yg paling cerdas & pintar. Akhirnya bicaralah si Siput :
Siput: "Baiklah kancil. Bagaimana kalau besok pagi aku tantang kamu untuk berlomba lari?"
Dg wajah tersenyum menyepelehkan, Kancil berkata:
Kancil: "Hah... Baiklah. Aku terima tantanganmu, besok pagi aku akan datang & berlomba lari dg mu."
Terjadilah kesepakatan si Kancil & si Siput untuk berlomba lari.
Saat itu, hari mulai sore & akhirnya si Kancil pergi meninggalkan siput.
Siput pun lalu mempersiapkan strategi & meminta tolong teman-temannya agar bisa memenangkan pertandingan besok pagi melawan si Kancil, Siput meminta agar temannya bersembunyi berjajar di sepanjang jalur lomba, tidak lupa si Siput memberitahukan teman-temannya agar dia muncul di depan Kancil saat Kancil berteriak.
Hari mulai petang, Siput & teman-temannya berjalan berbaris menuju tempat yg telah di tentukan & bersembunyi berjajar sepanjang lintasan lomba.
Pada waktu yg bersamaan pula si Kancil mempersiapkan diri untuk mencari tempat tidur & beristirahat dari malam yg dingin.
Pagi yg cerah menyapa... mataharipun besinar begitu indah, suara burung berkicau & hewan-hewan lain mulai bergemuruh, terbangunlah si Kancil & segera bergegas menuju tempat si Siput.
Setelah sampai di tempat Siput, Kancil langsung memanggil dg suara yg keras.
Kancil: "Hai Siput apakah kamu sudah siap berlomba lari dg ku?."
(Siput menjawab dg lantang)
Siput: "Tentu saja aku sudah siap Kancil & aku pasti akan menang!."
Selanjutnya Siput mempersilahkan Kancil untuk berlari lebih dulu, lalu berlarilah Kancil dg sangat kencang & beranggapan Siput tidak mampu mengejarnya.
Setelah beberapa saat kemudian si Kancil berteriak kepada Siput :
Kancil: "kamu sudah sampai mana Siput?"
Siput langsung berteriak menjawab.
Siput: "Aku ada di depanmu, ayo apa kamu tidak bisa berlari lebih cepat Kancil?".
Kemudian Kancil berlari lebih kencang & menyalip si Siput.
Sesaat kemudian setelah Kancil telah merasa ada di depan, Kancil kembali berteriak pada Siput :
Kancil: "Kamu Sekarang sudah sampai di mana siput?."
kembali berteriak si Siput.
Siput: "Aku ada di depanmu kancil."
Dg terheran & melihat bahwa Siput ada di depan, maka kancil langsung berlari & menambah kecepatannya lagi.
Beberapa saat kemudian si Kancil berteriak lagi "Kamu sudah sampai mana Siput?"
Ternyata si Siput tidak menjawab pertanyaan Kancil.
Kancil pun berfikir bahwa dia lah pemenangnya. Setelah terus berlari Kancil pun mulai lemas & kehabisan tenaga karena berlari dg sangat kencang.
Saat itu si Kancil hampir sampai garis finis wajah Kancil sangat gembira sekali karena di perjalanan terakhir Kancil tidak mendengar suara jawaban dari si Siput, Kancil merasa bahwa dirinya adalah pemenangnya.
Tinggal beberapa langkah sampai garis finis, Kancil terkejut karena di garis finis sudah ada si Siput duduk di atas batu, sambil berteriak kepada Kancil :
Siput: "Hai kancil!, kenapa kamu lama sekali? aku sudah ada disini sejak tadi."
Akhirnya si Kancil berjalan dg menundukkan kepala menuju Siput untuk mengakui kekalahannya & Siput pun berkata:
Siput: "Makanya jangan sombong kamu Kancil, kamu memang hewan yg cerdik & pintar, tapi belum tentu kamu adalah yg paling cerdik & pintar",
Kancil menjawab: "iya kamu benar siput, aku minta maaf & aku tidak akan sombong lagi".
Lalu Siput memaafkan, Kancil pun berjanji tidak akan sombong lagi & tetap berteman selamanya.
Total Visits: 40850667
Visits Today: 283302
This Week: 3372770
This Month: 6666015